Langsung ke konten utama

Kekonyolan Sabtu Minggu part 1

Assalamualaikum..
Well... sorry nih karena udah lama banget gak ngurusin nih blog, dan gak ada post baru soalnya belakangan ini saya lagi disibukkan dengan berbagai macam bentk dan jenis tugas..
Kali ini saya hanya ingin cerita seputar pengalman saya yang benar-benar baru aja saya alami sendiri (gak sepenuhnya sendiri, karena banyak tokoh yang ikut berperan disini) yang tentunya penuh dengan kekonyolan, dan itu baru krmaren..

Langsung aja ya ceritanya...



Berawal dari hari sabtu, suatu pagi saya akan mengikuti sebuah perlombaan di salah satu universitas yang terletak di jakarta timur. Saya dan 3 orang teman saya lainnya (sebut saja eriva, glayn, dan satya) sudah janjian dan akan berangkat bareng menuju lokasi, oh iya kita berangat jam 6 pagi saat itu. Nah karena kita gak ada yamng tau tempatnya, kita sempet kebingungan dan kita bertanya ke orang yang tau jalan. Dan agak lama kita pun sampai. Pertama kali sampai kami kebingungan kaerna 2 hal:
1. Kok gerbangnya ditutup, dan ternyata ada gerbang kecil disampingnya yang tidak kami sadari.
2. Kok gak ada anak sekolah lain dan sepi banget.

Lalu kami pun memutuskan untuk menjelajahi tempat tersebut dan sempat 2 kali bertanya pada orang, dan akhirnya bisa sampai ke lokasi lomba. Dan kesan pertama saya adalah "nih gedung horor banget". Sampai kita bertemu dengan salah satu mahasiswa disana, dan dia seperti dukun karena dia tau kita mau ikut lomba dan dia segera menunjukkan tempatnya ke kita. Kami berbincang-bincang sama dia yah cukup serius sampai glayn bilang dalam keseriusan itu "kak, toiletnya dimana", sontak kami pun tertawa, karena dia benar2 mempraktikkan apa yang kak yunggih (salah satu kakak kelas yang pinter mtk) bilang. Dan seterusnya sampe acara lomba tersebut selesai jam 2 siang dan tak ada yang menang. Entah kenapa hari itu benar2 macet dan saat di grodol banyak bus yang PHP, sampai kami menunggu 1 jam lebih, dan baru sampe rumah jam 16.30.

Lalu jam 5 nya langsung kerumah aulia (salah satu temen saya) untuk bereng ke pesta ulang tahunnya sakinah (temen SMP). Well itu baru pertama kalinya saya ke pesta ulang tahun glamour yang harus pake dress gitu, dan itu cukup gak nyaman bagi saya karena memang saya bukan perempuan yang feminin. Sampai tiba2 ada sesuatu yang mengejutkan yaitu MC nya BANCI.. Agak horor dan sampe tiba2 tuh MC nya nyium salah satu cowok (temen SMP) yang kata orang sih ganteng 2x, hmm kasihan sekali dia tragis nasibnya..

Nah tuh acara selesai jam 00.00, akhirnya ortu nyuruh nginep di rumah temen dan baru pulang jam 8.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buat Apa Susah-susah Belajar, Ujungnya Gak Kepake!

  picture from google “Ngapain sih kita belajar integral, matriks, turunantoh ujungnya kalo beli siomay gak akan ditanyain integral sama abangnya!” Celetuk seorang siswa dalam sebuah kelas setelah selesai pelajaran matematika. “Iya kalo di fisika juga sama, ngapain coba kita pusing – pusing belajar gerak parabola, emang ada atlet basket yang mau shooting ngitungin sudutnya dulu, kecepatannya berapa biar bisa masuk ke ring, yang ada keburu diambil lawan bolanya” tambah temannya yang lain. Yups, setiap pelajar pasti pernah memikirkan hal ini. Pasalnya mereka merasa apa yang mereka pelajari tidak berguna untuk kehidupan mereka. Udah pusing – pusing, tapi gak bermanfaat kan kayak sia – sia perjuangan. Eiitsss, tapi jangan buru – buru menghakimi, sesuatu yang kita pelajari itu sia – sia, karena sesungguhnya belajar apapun itu tidak akan sia – sia. Lantas akan muncul pertanyaan ‘Buat apa kita pelajari itu semua kalo gak kepake buat kehidupan kita?’ Oke, buat para pelajar yang sed...

Tentang Gunung

Gunung Merbabu (29/12/2016) Katanya kalau mau tau sifat seseorang, maka ajaklah dia mendaki gunung. Bagiku gunung lebih dari sekedar ingin tahu sifat orang lain, tapi juga untuk mengetahui sifat kita yang sebenarnya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa seseorang akan terlihat sifat aslinya saat menghadapi kesulitan, tapi mendaki gunung bukan berarti kita hanya mempersulit diri. Walaupun banyak yang mempertanyakan “ngapain sih lu, naik gunung capek – capek trus ntar turun lagi, bahkan bisa mangancam nyawa lu sendiri juga?” Ya pertanyaan tersebut tidaklah salah, kalau dipikir pakai logika mungkin benar saja bahwa mendaki gunung terkesan tidak berfaedah, tapi bagiku tidak demikian. Bagiku gunung bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tapi juga sebagai tempat ‘lari’, ya tempat melarikan diri dari segala kepenatan, segala kejenuhan, segala rutinitas, bahkan sampai menjadi tempat menyembuhkan sakit hati. Bagiku gunung bukan sebuah tempat untuk pergi, melainkan tempat untuk pulang, tempat kita me...

Maaf, Tolong dan Terima Kasih

picture from google “Ah lu begitu aja baper?” kata salah seorang kepada temannya yang katanya merupakan teman dekat. Tapi sebenarnya seorang tersebut sudah bercanda keterlaluan. Kalau kejadiannya di zaman sebelum kata baper itu menjadi viral mungkin orang tersebut menurut budaya seharusnya meminta maaf, maka hal tersebut adalah perilaku normal di masyarakat dengan budaya ketimuran. Semenjak kata – kata baper dan sejenisnya viral justru apabila orang yang kita ejek marah atau sakit hati justru menjadi suatu hal yang tidak normal, dan orang yang mengejek tersebut akan mengatakan hal seperti kalimat diawal tulisan ini. Sejatinya kata maaf adalah sebuah kata yang harusnya kita ucapkan apabila kita melakukan kesalahan, tidak peduli kita lebih tua atau lebih muda dari orang yang kita sakiti. Orang yang meminta maaf pun tidak harus melulu orang yang salah, tapi orang yang bisa meminta maaf terlebih dahulu bahkan meskipun ia tidak salah merupakan orang yang berjiwa besar. Selain minta maaf, ...