Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pengalaman

Tentang Gunung

Gunung Merbabu (29/12/2016) Katanya kalau mau tau sifat seseorang, maka ajaklah dia mendaki gunung. Bagiku gunung lebih dari sekedar ingin tahu sifat orang lain, tapi juga untuk mengetahui sifat kita yang sebenarnya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa seseorang akan terlihat sifat aslinya saat menghadapi kesulitan, tapi mendaki gunung bukan berarti kita hanya mempersulit diri. Walaupun banyak yang mempertanyakan “ngapain sih lu, naik gunung capek – capek trus ntar turun lagi, bahkan bisa mangancam nyawa lu sendiri juga?” Ya pertanyaan tersebut tidaklah salah, kalau dipikir pakai logika mungkin benar saja bahwa mendaki gunung terkesan tidak berfaedah, tapi bagiku tidak demikian. Bagiku gunung bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tapi juga sebagai tempat ‘lari’, ya tempat melarikan diri dari segala kepenatan, segala kejenuhan, segala rutinitas, bahkan sampai menjadi tempat menyembuhkan sakit hati. Bagiku gunung bukan sebuah tempat untuk pergi, melainkan tempat untuk pulang, tempat kita me...

Ketika Ingin Menyerah

  picture from google “Gua capek!” atau “Gua gak sanggup lagi!” atau mungkin “Gua nyerah aja deh, gua gak mungkin bisa!” ya keluhan seperti itulah yang akan akan keluar dari lisan atau batin kita ketika berkali – kali mengalami kegagalan. Terus lingkungan sekitar kalian biasanya akan berusaha menguatkan dengan bilang “ayo dong semangat” atau “kamu pasti bisa jangan sampai kamu nyerah ya”, itu kalau lingkungan kalian baik dan masih mendinglah untuk didengar. Kadang teman atau lingkungan kita malah ada yang bilang malah bikin suasana hati kita semakin kacau seperti “yaelah baru gitu doang, masa udah nyerah” atau membandingkan dengan dirinya “yaelah lu gitu doang, dulu gua bla bla bla.” Ya kalo itu sih emang gak enak banget didengar disaat kita lagi lelah atas berbagai kegagalan yang kita alami. Terus kalau kita lagi ada diposisi itu kita harus gimana emangnya? Oke kita akan bahas ditulisan aku kali ini ya.   Sebelum kita bahas lebih lanjut, aku mau desclaimer dulu, disini...

Buat Apa Susah-susah Belajar, Ujungnya Gak Kepake!

  picture from google “Ngapain sih kita belajar integral, matriks, turunantoh ujungnya kalo beli siomay gak akan ditanyain integral sama abangnya!” Celetuk seorang siswa dalam sebuah kelas setelah selesai pelajaran matematika. “Iya kalo di fisika juga sama, ngapain coba kita pusing – pusing belajar gerak parabola, emang ada atlet basket yang mau shooting ngitungin sudutnya dulu, kecepatannya berapa biar bisa masuk ke ring, yang ada keburu diambil lawan bolanya” tambah temannya yang lain. Yups, setiap pelajar pasti pernah memikirkan hal ini. Pasalnya mereka merasa apa yang mereka pelajari tidak berguna untuk kehidupan mereka. Udah pusing – pusing, tapi gak bermanfaat kan kayak sia – sia perjuangan. Eiitsss, tapi jangan buru – buru menghakimi, sesuatu yang kita pelajari itu sia – sia, karena sesungguhnya belajar apapun itu tidak akan sia – sia. Lantas akan muncul pertanyaan ‘Buat apa kita pelajari itu semua kalo gak kepake buat kehidupan kita?’ Oke, buat para pelajar yang sed...

LEMAHNYA IMAN

  picture from google Pernah gak sih kalian merasa, kok hidup gua gini – gini aja ya? Atau merasa kok hidup dia banyak banget ya Allah kasih privilege sedangkan gua nggak? Atau pikiran – pikiran lainnya yang bisa buat efek negative justru di hidup kalian. Yups pasti semua orang pernah merasa seperti itu. Tapi tahukah kalian, kalau pikiran seperti itu hadir dari lemahnya iman kita sama Allah. Astagfirullah. Sebelum ke bahasan selanjutnya, saya disclaimer dulu, kalau saya menuliskan ini bukan berarti iman saya sudah kuat atau saya sudah paling taqwa. Sungguh tidak sama sekali seperti itu, tapi saya tuliskan hal ini justru buat jadi pengingat buat saya pribadi. Oke kita langsung ke topic kali ini. Dan mohon maaf kalo agak sedikit curcol, heheh Jadi beberapa bulan silam saya merasa hidup saya seperti kehilangan arah karena satu dan lain hal, yang tak perlu saya ceritakan disini. Singkat cerita saya pun merasa bingung terkait ‘apa tujuan hidup saya sebenarnya’ padahal kalo saja...

Cintamu Palsu!

  picture from google Kalaulah kita sebagai umat muslim ditanya, “siapa yang paling dicintai?”, lantas kita dengan yakin dan PDnya menjawab “Allah dan Rasul-Nya”. Namun, seperti yang kita ketahui bukankah cinta itu butuh pembuktian. Lalu apa yang kita dapat buktikan dari yang katanya cinta sama Allah dan Rasul Nya. “Aku menjalankan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi apa yang Allah larang” dengan yakinnya kita menjawab. Tapi coba kita cek dulu yuk, apa kita benar – benar cinta sama Allah dan Rasul-Nya? Sungguh benar yang para pujangga katakana, bahwasannya cinta selalu butuh pembuktian dan pengorbanan. Lantas bagaimana kita sebagai muslim membuktikan cinta kita kepada Allah dan Rasul Nya? Jawabannya sesederhana melaksanakan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, tapi praktiknya tidak sesederhana apa yang kita ucapkan. Pertama, melaksanakan segala perintah Allah dan RasulNya, apa saja sih yang Allah perintahkan ke kita sebagai muslim? Ibadah. Ya, Allah hanya perin...

SOK TAHU!

“Aku setelah lulus ingin kerja di perusahaan A.” atau “aku ingin nikahnya nanti sama dia, gak mau sama yang lain.” atau “Aku harus lulus dalam waktu 3 tahun dengan IPK 3,8” atau aku ingin ini, aku ingin itu banyak sekali, eh jadi kayak Nobita, auto nyanyi lagu soundtrack doraemon, hehehe. Manusia emang sudah sifat dasarnya tidak pernah puas, ingin A, dapet A lalu ingin B, dapet B lalu ingin C, gitu aja terus sampe lebaran monyet. Kadang kita sebagai manusia juga jadi kayak ‘tuhan’ ingin segala sesuatunya sesuai dengan kehendak dan keinginan kita, padahal kita sebagai manusia ini sangat terbatas. Pengetahuan terbatas, akal terbatas, kekuatan terbatas, dan apa – apa terbatas, tapi bukan juga dengan keterbatasan yang kita miliki ini jadi kita gak melakukan apa – apa loh ya. Kita sebagai manusia tentu sangat dianjurkan, hanya saja kita tidak boleh sok tahu. Kita sebagai manusia sering kali sok tahu, merasa paling tahu apa yang terbaik untuk diri kita, atas dasar itu pula kita beranggap...

Harapan

  “Aduh rasanya pengen mati aja deh!” ucap seorang dengan mudahnya seolah setelah mati dirinya akan terbebas dari berbagai masalah. “Aduh gua pengen nyerah aja!” ucapan lain yang mungkin sedang mengalami kegagalan yang begitu luar biasa. picture from google Mungkin kita sering kali merasa seolah masalah yang sedang kita hadapi begitu berat, sampai rasanya kita ingin menyerah dan seperti tak sanggup melanjutkan hidup. Mungkin juga banyak diantara kita yang sering melihat hidup orang lain seolah enak sekali seperti tak ada masalah di dalam hidupnya. Sejatinya setiap orang pasti memiliki masalah di hidupnya. Hanya saja yang membedakan kehidupan kita dan orang lain adalah dalam hal menyikapi masalah. Bisa jadi orang lain sebenarnya sedang mengalami masalah yang amat begitu besar, tapi ia masih bisa tersenyum menutupi masalahnya, sedangkan kita terlalu banyak mengeluh dengan masalah yang sebenarnya tak seberapa. Saat kita di jalan, kita melihat sepasang orang yang satu tuli (otomati...

Gelisah Karena Apa? QLC?

Turuntuk yang sedang gelisah, mungkin tulisan ini bisa sedikit mengurangi kegelisah dan kegundahan kalian. picture from google “Nanti gua habis lulus mau ngapain ya?”, “aduh kok gua belom dapet kerjaan ya?” atau “gua kapan ya nikah?” dan masih banyak ke aduhan yang sifatnya kebanyakan itu – itu aja gak sih. Buat yang lagi merasakan itu, sama saya pribadi juga sering sekali merasakan kegelisahan serupa. Ya namanya hidup di dunia gak ada yang pasti kan dan selalu aja pasti ada ujian, cuma ya setiap orang ujiannya beda – beda, ada yang ujiannya seputar kesehatan, ada yang ujiannya perihal rezeki (ini udah pernah dibahas ditulisan saya belumnya), ada juga yang ujiannya perihal jodoh atau pasangan, dan lain – lain deh pokoknya. Intinya sama setiap orang punya ujian dan masalahnya sendiri. Banyak pertanyaan – pertanyaan yang menghantui kita yang disadari atau tidak kebanyakan pertanyaan itu umumnya seputar duniawi, jarang sekali kita gelisah “nanti kita masuk surga atau nggak ya?” atau “...

Ketika Insecure

  Picture from google “Eh enaknya jadi dia, udah cantik, pinter, tajir pula lagi!” Celetuk salah seorang disebuah obrolan dengan teman – temannya. “Iya bener banget, sempurna banget hidup dia, udah malah terkenal pula dia, liat aja followers di medsosnya sampe jutaan lebih.” Sahut yang lain masih dalam obrolan yang sama. “Iya, coba kit amah apa, Cuma res – resan kerupuk kulit seribuan.” Celoteh yang lain, sambil tertawa miris, dan masih dalam obrolan yang sama. Ya, pada zaman sekarang seringkali kita jumpai keadaan seperti obrolan diatas. Banyak sekali orang yang membanding – bandingkan dirinya dengan orang lain, akibatnya orang yang membandingkan menjadi tidak percaya diri atau istilah kekiniannya yaitu insecure . Sebenarnya insecure ini kian banyak dijumpai pada era digital saat ini, karena maraknya orang berbondong – bondong menggunakan media sosial. Dalam menggunakan media sosial ini banyak sekali orang yang memamerkan kebahagian atau kesuksesan dirinya. Sebelumnya, di...

TENTANG MASA DEPAN

  “Aku kalau udah gede nanti mau jadi dokter, biar bisa nyembuhin orang yang sakit dan gak punya uang.” Itulah kira – kira perkataan polos seorang anak kecil kepada ibunya, atau gurunya atau bahkan temannya perihal cita – cita. Seharusnya memang perkataan itu terpatri tetap sampai si anak dewasa, tapi faktanya banyak yang ketika dewasa dan mengetahui dunia seperti apa malah jadi mundur dan menyerah. Tak sedikit juga yang memberi batasan diri “Kayaknya gue gak bisa deh jadi dokter.” atau “Jadi dokter itu harus pinter, banyak duit, sekolahnya lama, gue mana bisa.” dan kata – kata lain yang memberi batasan kepada diri kita sendiri. Sebenarnya kita mungkin bisa saja berusaha lebih keras dan lebih maksimal untuk mewujudkan cita – cita polos masa kecil kita, tapi alih – alih berkata harus realistis kita justru membatasi diri kita sendiri. “Masa depan itu hanya Allah yang tahu, kitamah sebagai hamba tinggal jalanin aja.” Si anak yang kini sudah beranjak dewasa dan mulai mempelajari kehi...

Kisah Meja Makan

Meja makan, berbicara soal meja makan, banyak yang kurang memahami makna dari sebuah meja makan ini di dalam rumah. Ya, saya baru menyadari makna itu beberapa bulan silam, tepatnya dari sebuah keluarga yang termasuk dalam kalangan berada,  dimana saya berkesempatan langsung merasakan makna dari meja makan dalam sebuah keluarga. Awal mula, saya selalu beranggapan bahwa semua keluarga yang berasal dari kalangan menengah keatas meja makannya hanya luas tanpa pernah diisi penuh oleh seluruh anggota keluarga. Yups, sebuah generalisasi yang sering kali ditampilkan dalam sebuah sinetron atau film. *maklum salah satu korban* Tentu bukan tanpa alasan saya berpikir demikian, karena menurut saya sangat masuk akal apabila orang elite itu sibuk dengan kegiatannya masing - masing, bahkan mungkin mereka beranggapan keluarga itu bukan prioritas. Ayah sibuk rapat sana sini, ibunya pun tak mau kalah, anaknya les sana sini, ini apabila si anak melampiaskan ke arah yang benar, kalau tidak.. ah sudahla...

BELAJAR FISIKA GAK GUNA!

picture from google “Ngapain sih belajar fisika? Gak guna banget!” Itulah sepenggal kalimat yang sering dikeluhkan baik oleh siswa maupun mahasiswa yang mengambil jurusan MIPA atau paling tidak siswa yang mengambil lintas minat fisika, pada umumnya siswa yang memilih jurusan IPS dalam kurikulum 2013 diharuskan mengambil mata pelajaran lintas minat jurusan lain, jadi dengan keterpaksaan mereka memilih pelajaran fisika sebagai pelajaran lintas minatnya. “Iya bener gak jelas banget, ngapain coba kita ngitungin apel jatuh (materi GLB & GLBB) atau kita ngitungin mobil mau tabrakan (materi momentum), emang nanti kalo kita cari kerja bakal disuruh ngitungin apel jatoh!” Seru kesal temannya yang lain.

Cara Ubah Kebiasaan Buruk

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatu para readers. Tema yang kita bahas kali ini adalah tentang sesuatu yang bernama ' HABITS ".  picture from google Yak habits dalam bahasa indonesia berarti kebiasaan, yang kebiasaan itu selanjutnya kita definisikan sebagai sesuatu yang biasa kita lakukan. Sebagai contoh pernah gak sih kalian ketemu sama orang yang fasih banget bisa bahasa padahal dia bukan orang Arab? Atau ada orang yang ahli banget dalam hal tertentu misalnya seorang koki jago banget masak makanan enak, sedangkan kita sendiri jangankan masak makanan yang aneh - aneh, goreng telur aja gosong. Atau contoh lain ada orang yang dalam seminggu bisa ngabisin kurang lebih 5 buku, sedangkan kita boro - boro 5 buku, baca buku baru awal aja udah ngantuk, betul apa betul? hehehe Nah itu sedikit contoh yang sering kita temui dalam kehidupan sehari - hari. Pertanyaannya yang muncul adalah kenapa mereka bisa ahli banget sedangkan kita tidak? Jawabannya terletak pada ...

Belajar dari Sejarah!

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatu. Tadinya saya berniat mau nyoba nulis setiap hari berdasarkan referensi yang saya dapat baik dari kajian (online/offline) atau dari buku yang sudah saya baca, tapi faktanya ternyata istiqomah itu sangat sulit dan akhirnya ketika nulis pun ngumpulin niat dan mood pun yang lama, kadang udah niat tapi mood blm datang, kadang udah ada niat sama mood eh idenya mentok, ya itulah mungkin yang dialami oleh penulis - penulis amatir macam saya. hheheh Kenapa saya niatkan untuk menulis (read : ngeblog) setiap hari? ya, karena saat ini seluruh belahan bumi tak terkecuali di Indonesia sedang dalam wabah virus Corona dan hampir seluruh kegiatan di rumah, termasuk kegiatan saya yang biasa mengajar di sekolah kali ini dilakukan di rumah, jadi kebayang kan, saya yang biasanya di rumah hanya untuk istirahat karena di sekolah kadang bisa dari pagi - pagi buta dan pulang menjelang maghrib kini harus seharian #dirumahaja, bosan, jenuh bahkan kalo kata an...

Zona Nyaman atau Zona Aman?

Assalamu'alaikum para readers.. Nah Alhamdulillah hari ini berkesempatan untuk ngeblog lagi.. Ya karena mungkin saat ini lagi berusaha agar diri sendiri produktif disaat wabah corona dan mengharuskan tetap di rumah aja. Gak nyaman mungkin terlalu lama berada di rumah karena pada dasarnya saya adalah sseorang yang lebih sering beraktivitas di luar rumah daripada di dalam rumah makanya jadilah menghabiskan waktu dengan ngajar di rumah, memberi tugas, memeriksa tugas, baca buku dan nge blog ini salah satunya. Kenapa nge blog? berharap apa yang telah dibaca bisa ditulis dan bermanfaat untuk orang lain.  Ngomong - ngomong soal nyaman, kali ini saya ingin membahas mengenai zona nyaman dan zona aman. Apa sih zona nyaman dan zona aman? yuk simak kita bahas satu persatu. picture from google

Kerennya Islam

Assalamu'alikum warrahmatullah wabarakatuh para readers... Pada postingan kali ini saya ingin sedikit membahas ilmu yang baru sedikit saya ketahui ini. InsyaAllah saya akan bahas dengan menggunakan bahasa yang lebih ringan sesuai pemahaman saya sebagai orang awam yaa.. Bismillah kita mulai dari pertanyaan sederhana terlebih dahulu.  Apa itu Islam dan kenapa harus Islam? picture from google Ya jawaban sederhana yang mungkin akan muncul dari mulut kita, Islam adalah sebuah agama dan kenapa Islam karena kita terlahir sudah Islam atau mungkin ada yang jawab karena Islam adalah agama yang paling benar. Itu sama seperti jawaban saya dahulu ketika tahu Islam hanya sebatas syahadat, shalat, puasa, zakat dan pergi haji jika mampu, tapi ketika saya mulai resah dengan pertanyaan tersebut dan mencari tahu jawaban saya akan muncul pertanyaan apa bener Islam itu agama yang paling bener terus tahu dari mana kalo Islam itu agama yang paling benar. Nah akhirnya saya cari tahu lebih d...

KKL Fisika UNJ 2016

Assalamualaikum kawan.. Sudah sekitar sebulan tidak hadir di kancah perblogan nih, heheh Kali ini saya aan sedikit berbagi pengalaman yang baru saya alami beberapa pekan lalu mungkin, ya jurusan saya baru saja mengadakan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) tapi bagi kami KKL ini adalah Kuliah Kayak Liburan, heheh *mahasiswa tingkat akhir yang haus akan liburan dan kasih sayang* salah fokus hehehe Ya intinya itulah.. Nah langsung aja kali ya ceritanya, kalo mau baca alhamdulillah gak baca pun gak masalah kok heheh Jadi gini, beberapa hari lalu tepatnya pada tanggal 15 dan 16 November 2016, saya dan beberapa mahasiswa fisika lainnya baru saja mengikuti program baru yang diadakan di jurusan kami, dan ini pertama kalinya loh jurusan fisika unj mengadakan KKL, karena sebelumnya jurusan fisika unj tidak pernah mengadakan KKL nih, karena progam pertama jadi kami pergi masih dalam regional pulau Jawa tepatnya sih daerah jawa barat yaitu daerah Bandung dan Garut, tidak seperti jurusan lain yang...

Menyambut Sunrise di Bukit Sikunir

Jawa Tengah merupakan sebuah provinsi yang terletak di Pulau Jawa. Provinsi ini memiliki tidak kurang dari 35 kabupaten dan kota. Luas wilayah provinsi Jawa Tengah adalah 32.548 km² atau sekitar 28,94% dari Pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi yang memiliki banyak objek wisata. Objek wisata tersebut tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah. Objek wisata yang ada pun sangat beragam, mulai dari gunung, air terjun, telaga, museum, candi bahkan pantai juga terdapat di provinsi ini. Salah satu kabupaten yang terletak di Jawa Tengah adalah Kabupaten Wonosobo. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang di timur, Kabupaten Purworejo di selatan, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara di barat, serta Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal di utara. Kabupaten Wonosobo merupakan daerah dataran tinggi. Karena berada di wilayah dataran tinggi sebagian besar objek wisata di Wonosobo merupakan pegunungan, kawah d...