Langsung ke konten utama

Siapa Takut Pakai Jilbab??

Assalamualaikum nih..
Kali ini saya hanya ingin share aja dan sedikit mengajak temen-temen buat melakukan kebaikan, hehehe

Saat ini banyak permpuan-perempuan muslim yang kita lihat masih memamerkan aurat mereka, saya sedikit agak sedih karena dengan begitu peluang terjadinya kejahatan semakin besar. Gak mau kan?
Nah salah satu saran saya yaitu peake jilbab. Banyak perempuan belum pakai jilbab dengan berbagai alasan.
Misalnya, pakai jilbab tuh..



1. RIBET
Emang sih agak sedikit ribet, tapi itu cuma awalnya doang kok temen-temen. tapi setelah lama-kelamaan jadi terbiasa malah agak aneh kalo gak pake jilbab pas keluar rumah.

2. GAK MODIS
Jangan salah pakai jilbab bukan berarti kita jadi ketinggalan jaman tentang fashion loh, banyak banget jilbab sekarang yang modelnya gak kalah keren kok. Selain itu kita jadi keliatan lebih rapi.

3. GERAH (BIKIN PANAS)
Nah kalo yang satu ini salah banget, justru kalo kita pakai jilbab hawanya jadi lebih adem.

Sebenernya masih bannyak lagi alasannya tapi yang paling umum ya tiga itu.
Sharing aja ya, dulunya juga saya belum menggunakkan jilbab, dan saya pernah berniat saat saya masih SMP bahwa saya akan pakai jilbab ketika lulus dan masuk SMA, tapi tidak jadi karena terlalu banyak hal yang saya pertimbangkan.

Sampai pernah ada seseorang yang bertanya sama saya kenapa saya belum pakai jilbab, saya jawab belum siap, lalu orang itu menjawab juga berarti saya belum siap untuk masuk surga, saya pun terdiam dan memikirkan hal tersebut. Selain itu juga ada teman saya yang berkata seperti ini "Pakai jilbab bukan perkara siap atau tidak siap, tapi perkara kewajiban". Dan setelah itu saya sadar dan saya mulai menutup aurat saya.

Temen-temen banyak manfaat yang kita bisa dapatkan dengan kita memakai jilbab lohh..
1. Kita jadi terlihat lebih rapi
2. Jadi aman, karena memperkecil kemungkinan terjadi kejahatan.
3. Lebih cantik.
4. Semakin dekat dengan Allah SWT.
5.  Terhindar dari dosa.
Sebenarnya sih masih banyak lagi, tapi alangkah lebih baiknya kalian lakukan sendiri dan nilai manfaat apa yang kalian dapat setelah pakai jilbab itu.

Makasih udah baca artikel ini, saya tidak bermaksud untuk menggurui atau apapun, hanya sharing sama kalian.
Semoga bermanfaat.
Wassalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buat Apa Susah-susah Belajar, Ujungnya Gak Kepake!

  picture from google “Ngapain sih kita belajar integral, matriks, turunantoh ujungnya kalo beli siomay gak akan ditanyain integral sama abangnya!” Celetuk seorang siswa dalam sebuah kelas setelah selesai pelajaran matematika. “Iya kalo di fisika juga sama, ngapain coba kita pusing – pusing belajar gerak parabola, emang ada atlet basket yang mau shooting ngitungin sudutnya dulu, kecepatannya berapa biar bisa masuk ke ring, yang ada keburu diambil lawan bolanya” tambah temannya yang lain. Yups, setiap pelajar pasti pernah memikirkan hal ini. Pasalnya mereka merasa apa yang mereka pelajari tidak berguna untuk kehidupan mereka. Udah pusing – pusing, tapi gak bermanfaat kan kayak sia – sia perjuangan. Eiitsss, tapi jangan buru – buru menghakimi, sesuatu yang kita pelajari itu sia – sia, karena sesungguhnya belajar apapun itu tidak akan sia – sia. Lantas akan muncul pertanyaan ‘Buat apa kita pelajari itu semua kalo gak kepake buat kehidupan kita?’ Oke, buat para pelajar yang sed...

Tentang Gunung

Gunung Merbabu (29/12/2016) Katanya kalau mau tau sifat seseorang, maka ajaklah dia mendaki gunung. Bagiku gunung lebih dari sekedar ingin tahu sifat orang lain, tapi juga untuk mengetahui sifat kita yang sebenarnya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa seseorang akan terlihat sifat aslinya saat menghadapi kesulitan, tapi mendaki gunung bukan berarti kita hanya mempersulit diri. Walaupun banyak yang mempertanyakan “ngapain sih lu, naik gunung capek – capek trus ntar turun lagi, bahkan bisa mangancam nyawa lu sendiri juga?” Ya pertanyaan tersebut tidaklah salah, kalau dipikir pakai logika mungkin benar saja bahwa mendaki gunung terkesan tidak berfaedah, tapi bagiku tidak demikian. Bagiku gunung bukan hanya sebagai tempat rekreasi, tapi juga sebagai tempat ‘lari’, ya tempat melarikan diri dari segala kepenatan, segala kejenuhan, segala rutinitas, bahkan sampai menjadi tempat menyembuhkan sakit hati. Bagiku gunung bukan sebuah tempat untuk pergi, melainkan tempat untuk pulang, tempat kita me...

Maaf, Tolong dan Terima Kasih

picture from google “Ah lu begitu aja baper?” kata salah seorang kepada temannya yang katanya merupakan teman dekat. Tapi sebenarnya seorang tersebut sudah bercanda keterlaluan. Kalau kejadiannya di zaman sebelum kata baper itu menjadi viral mungkin orang tersebut menurut budaya seharusnya meminta maaf, maka hal tersebut adalah perilaku normal di masyarakat dengan budaya ketimuran. Semenjak kata – kata baper dan sejenisnya viral justru apabila orang yang kita ejek marah atau sakit hati justru menjadi suatu hal yang tidak normal, dan orang yang mengejek tersebut akan mengatakan hal seperti kalimat diawal tulisan ini. Sejatinya kata maaf adalah sebuah kata yang harusnya kita ucapkan apabila kita melakukan kesalahan, tidak peduli kita lebih tua atau lebih muda dari orang yang kita sakiti. Orang yang meminta maaf pun tidak harus melulu orang yang salah, tapi orang yang bisa meminta maaf terlebih dahulu bahkan meskipun ia tidak salah merupakan orang yang berjiwa besar. Selain minta maaf, ...