Langsung ke konten utama

Entah

Assalamualaikum kawan..
Apa kabar???
Semoga tetap dalam keadaan bahagia yaaaaa.. Aamiin heheh

Kali ini gak tau nih harus curhat kemana lagi, dan akhirnya emang cuma di sini bisa dengan sepuasnya mencurahkan perasaan, dan pastinya curhat sama Allah juga sih..

Cuma ingin ada untuk melampiaskan biar lega aja sih heheh
Sebenernya entah kenapa sih, perasaan belakangan lagi fluktuatif banget, ya mungkin karena terlalu lelah atau apalah gak ngerti juga sih... hmmm

Emang belakangan sih lagi dikejar proker mulu dari organisasi, tapi alhamdulillahnya si satu udah selesai tinggal nyelesaiin yang satu lagi..



Lelah??? Pasti lelah banget bahkan rasanya udah pengen ninggalin amanah gitu ajaaaaaaaa, tapiii saya bukan tipe orang yang bisa ninggalin amanah begitu saja, walaupun saya tau itu solusi tapi salah.. dan udah bukan sekali lepas kontrol gara - gara stress..

Kalau di depan temen - temen sih ya biasa aja bisa ketawa seolah gak ada beban, tapi kalo lagi sendiri pasti mikirnya kesana lagi kesana lagi, bahkan saking stress nya sampe makan aja gak nafsu, dannnnn akhirmya berat badan turun. :(
Padahal naikinnya tuhhhh butuh perjuangan banget..

Ya, temen - temen selalu bilang saya "strong", tapiiiiiii pada kenyataannya saya gak sestrong yang dibayangkan, ya karena saya hanya manusia biasa.. ya memng benar - benar biasa.. 'nothing spesial with me'.

Saya ingin segera menyelesaikan semua acara dan kegiatan organisasi rasanyaaaaa..

Saya tidak pernah mengerti mengapa orang lain bisa mudah sekali percaya dengan saya, padahal saya sendiri tidak pernah yakin dengan kemampuan saya..

Saya memang suka merasa aneh karena perasaan saya bisa seketika berubah dalam waktu yang relatif singkat..

Seperti saat ini, saya merasa sedang sedih padahal saya tidak tahu alasan pasti saya sedih.. Tapi yang saya rasakan memang seperti itu..

Menulis ini menjadi salah satu obat penghibur untuk saya untuk melepaskan sedikit rasa sedih saya..
Kalau sudah seperti ini yang saya inginkan hanyalah bertemu dengan keluarga saya, karena cuma merekalah yang bisa membuat saya kembali ceria seperti biasanya..

Saya lelaaaahh, ya saya ingin sekali pulang dan bahkan kalau bisa meninggalkan rutinitas untuk beberapa bulan bersama mama, bapak dan adik - adik sayaaa..

Saya sangat ingin kembali ke masa kecil saya dimana saya bisa bermain dengan sepuasnya dan tertawa dengan sangat bebasnya, tanpa harus memikirkan hal - hal yang mungkin 'tidak penting'.
Ya andaikan saja bisa, pasti semua orang ingin memutar balik waktu agar tidak ada yang pernah menyesal dan mungkin kesalahan tidak akan pernah terjadi..

Memang tulisan ini tidak jelas apa yang dibahas, disini saya hanya mencurahkan perasaan saat ini yang saya rasakan..

Wassalam
-AS-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LEMAHNYA IMAN

  picture from google Pernah gak sih kalian merasa, kok hidup gua gini – gini aja ya? Atau merasa kok hidup dia banyak banget ya Allah kasih privilege sedangkan gua nggak? Atau pikiran – pikiran lainnya yang bisa buat efek negative justru di hidup kalian. Yups pasti semua orang pernah merasa seperti itu. Tapi tahukah kalian, kalau pikiran seperti itu hadir dari lemahnya iman kita sama Allah. Astagfirullah. Sebelum ke bahasan selanjutnya, saya disclaimer dulu, kalau saya menuliskan ini bukan berarti iman saya sudah kuat atau saya sudah paling taqwa. Sungguh tidak sama sekali seperti itu, tapi saya tuliskan hal ini justru buat jadi pengingat buat saya pribadi. Oke kita langsung ke topic kali ini. Dan mohon maaf kalo agak sedikit curcol, heheh Jadi beberapa bulan silam saya merasa hidup saya seperti kehilangan arah karena satu dan lain hal, yang tak perlu saya ceritakan disini. Singkat cerita saya pun merasa bingung terkait ‘apa tujuan hidup saya sebenarnya’ padahal kalo saja...

HAI, APA KABAR?

picture from google “Hai, apa kabar? Aku rindu.” Sungguh rasanya ingin sekali ku mengirim pesan itu ke dirimu, tapi ku tak sanggup. Luka itu masih terlalu perih, kesedihan itu masih tetap ada, dan mengikhlaskanmu masih terasa terlalu sulit bagiku. Aku tak tahu bagaimana dengan dirimu, apakah kau merasakan hal yang sama dengan diriku, atau hanya aku saja yang merasakannya. Aku mencoba melupakannya untuk menyembuhkan luka itu, tapi malah ku semakin mengingat apa yang telah kita lewati bersama. Terlalu banyak kenangan itu. Dan kau masuk terlalu dalam di hatiku. Atau aku yang terlalu berharap padamu. Ah entahlah, aku tak paham dengan semua yang terjadi. Aku tak tahu apa yang terakhir kau sampaikan kepadaku itu jujur atau tidak. Aku sungguh tak tahu. Apakah benar itu jawaban atas doamu, atau justru itu jawaban atas doaku. Aku sungguh tak tahu. Mungkin pertemuan dan kedekatan kita beberapa waktu belakangan adalah sebuah kesalahan. Terlalu banyak aturan-Nya yang kita langgar. Sehingga D...

Pendidikan Berbudaya atau Budaya Berpendidikan

picture from google Pendidikan adalah sebuah kata yang tidak asing dalam benak dan pikiran sesesorang diera globalisasi ini. Apalagi dizaman yang sudah modern, tentunya pendidikan sudah menjadi sebuah kebutuhan seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Menurut Sri Martini (2013) dalam bukunya yang berjudul “Pengantar Ilmu Pendidikan” dijelaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu faktor penting yang dapat digunakan merealisasi bakat-bakat yang dibawa manusia sejak lahir (talenta, teori konvergensi), sehingga manusia mempunyai keterampilan yang dapat digunakan untuk menghidupi dirinya (profesi). Tokoh nasional Ir. Soekarno dan Ki Hajar Dewantara juga menyebutkan, “Satu-satunya yang dapat mengubah nasib bangsa hanyalah pendidikan.” Karena dari pendidikanlah semua berasal, misalnya kini orang dapat dengan mudah menikmati cahaya penerangan dengan menggunakan listrik. Kemudian bermunculan banyak politisi yang mendukung demokrasi pemerintahan dalam suatu bangsa. Beberapa contoh yang dise...