Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label motivasi

Maaf, Tolong dan Terima Kasih

picture from google “Ah lu begitu aja baper?” kata salah seorang kepada temannya yang katanya merupakan teman dekat. Tapi sebenarnya seorang tersebut sudah bercanda keterlaluan. Kalau kejadiannya di zaman sebelum kata baper itu menjadi viral mungkin orang tersebut menurut budaya seharusnya meminta maaf, maka hal tersebut adalah perilaku normal di masyarakat dengan budaya ketimuran. Semenjak kata – kata baper dan sejenisnya viral justru apabila orang yang kita ejek marah atau sakit hati justru menjadi suatu hal yang tidak normal, dan orang yang mengejek tersebut akan mengatakan hal seperti kalimat diawal tulisan ini. Sejatinya kata maaf adalah sebuah kata yang harusnya kita ucapkan apabila kita melakukan kesalahan, tidak peduli kita lebih tua atau lebih muda dari orang yang kita sakiti. Orang yang meminta maaf pun tidak harus melulu orang yang salah, tapi orang yang bisa meminta maaf terlebih dahulu bahkan meskipun ia tidak salah merupakan orang yang berjiwa besar. Selain minta maaf, ...

Ketika Ingin Menyerah

  picture from google “Gua capek!” atau “Gua gak sanggup lagi!” atau mungkin “Gua nyerah aja deh, gua gak mungkin bisa!” ya keluhan seperti itulah yang akan akan keluar dari lisan atau batin kita ketika berkali – kali mengalami kegagalan. Terus lingkungan sekitar kalian biasanya akan berusaha menguatkan dengan bilang “ayo dong semangat” atau “kamu pasti bisa jangan sampai kamu nyerah ya”, itu kalau lingkungan kalian baik dan masih mendinglah untuk didengar. Kadang teman atau lingkungan kita malah ada yang bilang malah bikin suasana hati kita semakin kacau seperti “yaelah baru gitu doang, masa udah nyerah” atau membandingkan dengan dirinya “yaelah lu gitu doang, dulu gua bla bla bla.” Ya kalo itu sih emang gak enak banget didengar disaat kita lagi lelah atas berbagai kegagalan yang kita alami. Terus kalau kita lagi ada diposisi itu kita harus gimana emangnya? Oke kita akan bahas ditulisan aku kali ini ya.   Sebelum kita bahas lebih lanjut, aku mau desclaimer dulu, disini...

Buat Apa Susah-susah Belajar, Ujungnya Gak Kepake!

  picture from google “Ngapain sih kita belajar integral, matriks, turunantoh ujungnya kalo beli siomay gak akan ditanyain integral sama abangnya!” Celetuk seorang siswa dalam sebuah kelas setelah selesai pelajaran matematika. “Iya kalo di fisika juga sama, ngapain coba kita pusing – pusing belajar gerak parabola, emang ada atlet basket yang mau shooting ngitungin sudutnya dulu, kecepatannya berapa biar bisa masuk ke ring, yang ada keburu diambil lawan bolanya” tambah temannya yang lain. Yups, setiap pelajar pasti pernah memikirkan hal ini. Pasalnya mereka merasa apa yang mereka pelajari tidak berguna untuk kehidupan mereka. Udah pusing – pusing, tapi gak bermanfaat kan kayak sia – sia perjuangan. Eiitsss, tapi jangan buru – buru menghakimi, sesuatu yang kita pelajari itu sia – sia, karena sesungguhnya belajar apapun itu tidak akan sia – sia. Lantas akan muncul pertanyaan ‘Buat apa kita pelajari itu semua kalo gak kepake buat kehidupan kita?’ Oke, buat para pelajar yang sed...

LEMAHNYA IMAN

  picture from google Pernah gak sih kalian merasa, kok hidup gua gini – gini aja ya? Atau merasa kok hidup dia banyak banget ya Allah kasih privilege sedangkan gua nggak? Atau pikiran – pikiran lainnya yang bisa buat efek negative justru di hidup kalian. Yups pasti semua orang pernah merasa seperti itu. Tapi tahukah kalian, kalau pikiran seperti itu hadir dari lemahnya iman kita sama Allah. Astagfirullah. Sebelum ke bahasan selanjutnya, saya disclaimer dulu, kalau saya menuliskan ini bukan berarti iman saya sudah kuat atau saya sudah paling taqwa. Sungguh tidak sama sekali seperti itu, tapi saya tuliskan hal ini justru buat jadi pengingat buat saya pribadi. Oke kita langsung ke topic kali ini. Dan mohon maaf kalo agak sedikit curcol, heheh Jadi beberapa bulan silam saya merasa hidup saya seperti kehilangan arah karena satu dan lain hal, yang tak perlu saya ceritakan disini. Singkat cerita saya pun merasa bingung terkait ‘apa tujuan hidup saya sebenarnya’ padahal kalo saja...

AKU MALU

  Karya : Arum Setyarini   Aku malu Ketika di bumi Palestina umat bersatu Aku hanya bisa menggerutu Atas masalah remeh temehku yang tak sepadu Dan aku tak sanggup membantu Juga bibirku begitu kelu Untuk mereka yang tengah memperjuangkan agama – Mu   Aku sungguh malu pada mereka Anak – anak, orang tua, dan pemuda yang menjadi syuhada Yang sudah mendapat balasan surga Sementara aku, yang masih berusaha menyembuhkan luka Luka yang amat tak seberapa Dibanding dengan mereka yang ada di jalur Gaza   Aku teramat malu pada mereka Karena merasa iba pada warga Palestina Padahal sebaliknya Mereka yang mempertahankan Al Aqsa secara nyata Sejatinya begitu dekat dengan surgaNya Sementara aku, yang hisabnya entah bagaimana Disini, hanya bisa merangkai kata Tak lupa mengirim untuaian doa   Aku benar – benar malu Disana mereka menghidupkan malam dengan begitu menggebu Di sepuluh malam terakhir Ramdhan- Mu Dengan perlengka...

LIKU LUKA

Ada seorang manusia yang memprotes keadilan Allah. Ia melihat begitu banyak ketidakadilan yang ia dapatkan. Ia menganggap Allah tidak adil karena ia begitu sering mendapatkan ujian. Sedangkan ia melihat kehidupan orang lain, hidupnya begitu damai dan lancar tanpa hambatan. Disisi lain, manusia yang lain juga mendapatkan ujian, yang ujiannya mungkin lebih besar dari manusia yang protes kepada Allah tadi. Manusia kedua ini menghadapi ujian dengan sabar dan ikhlas, karena ia tahu Allah tidak akan memberikan ujian yang melampaui kemampuan hambaNya. Bukankah setiap orang yang mengaku beriman akan diuji oleh Allah? seperti dalam Q.S. Al Ankabut : 2. Dan setiap orang ujiannya berbeda – beda. Namanya juga hidup pasti ada ujiannya, orang sekolah dan kursus saja ada ujiannya. Allah memberikan kita ujian pasti ada maksud dan tujuannya, bisa jadi Allah menguji kita karena Allah rindu doa dan tangis kita di sepertiga malam, yang apabila Allah limpahkan kita nikmat, kita justur lupa sama Allah. ...

Cintamu Palsu!

  picture from google Kalaulah kita sebagai umat muslim ditanya, “siapa yang paling dicintai?”, lantas kita dengan yakin dan PDnya menjawab “Allah dan Rasul-Nya”. Namun, seperti yang kita ketahui bukankah cinta itu butuh pembuktian. Lalu apa yang kita dapat buktikan dari yang katanya cinta sama Allah dan Rasul Nya. “Aku menjalankan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi apa yang Allah larang” dengan yakinnya kita menjawab. Tapi coba kita cek dulu yuk, apa kita benar – benar cinta sama Allah dan Rasul-Nya? Sungguh benar yang para pujangga katakana, bahwasannya cinta selalu butuh pembuktian dan pengorbanan. Lantas bagaimana kita sebagai muslim membuktikan cinta kita kepada Allah dan Rasul Nya? Jawabannya sesederhana melaksanakan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya, tapi praktiknya tidak sesederhana apa yang kita ucapkan. Pertama, melaksanakan segala perintah Allah dan RasulNya, apa saja sih yang Allah perintahkan ke kita sebagai muslim? Ibadah. Ya, Allah hanya perin...

SOK TAHU!

“Aku setelah lulus ingin kerja di perusahaan A.” atau “aku ingin nikahnya nanti sama dia, gak mau sama yang lain.” atau “Aku harus lulus dalam waktu 3 tahun dengan IPK 3,8” atau aku ingin ini, aku ingin itu banyak sekali, eh jadi kayak Nobita, auto nyanyi lagu soundtrack doraemon, hehehe. Manusia emang sudah sifat dasarnya tidak pernah puas, ingin A, dapet A lalu ingin B, dapet B lalu ingin C, gitu aja terus sampe lebaran monyet. Kadang kita sebagai manusia juga jadi kayak ‘tuhan’ ingin segala sesuatunya sesuai dengan kehendak dan keinginan kita, padahal kita sebagai manusia ini sangat terbatas. Pengetahuan terbatas, akal terbatas, kekuatan terbatas, dan apa – apa terbatas, tapi bukan juga dengan keterbatasan yang kita miliki ini jadi kita gak melakukan apa – apa loh ya. Kita sebagai manusia tentu sangat dianjurkan, hanya saja kita tidak boleh sok tahu. Kita sebagai manusia sering kali sok tahu, merasa paling tahu apa yang terbaik untuk diri kita, atas dasar itu pula kita beranggap...

Harapan

  “Aduh rasanya pengen mati aja deh!” ucap seorang dengan mudahnya seolah setelah mati dirinya akan terbebas dari berbagai masalah. “Aduh gua pengen nyerah aja!” ucapan lain yang mungkin sedang mengalami kegagalan yang begitu luar biasa. picture from google Mungkin kita sering kali merasa seolah masalah yang sedang kita hadapi begitu berat, sampai rasanya kita ingin menyerah dan seperti tak sanggup melanjutkan hidup. Mungkin juga banyak diantara kita yang sering melihat hidup orang lain seolah enak sekali seperti tak ada masalah di dalam hidupnya. Sejatinya setiap orang pasti memiliki masalah di hidupnya. Hanya saja yang membedakan kehidupan kita dan orang lain adalah dalam hal menyikapi masalah. Bisa jadi orang lain sebenarnya sedang mengalami masalah yang amat begitu besar, tapi ia masih bisa tersenyum menutupi masalahnya, sedangkan kita terlalu banyak mengeluh dengan masalah yang sebenarnya tak seberapa. Saat kita di jalan, kita melihat sepasang orang yang satu tuli (otomati...

Makna Bahagia

picture from google Bahagia, sebuah kata yang dicari oleh banyak orang. Bicara soal bahagia ini juga setiap orang mempunyai arti yang berbeda. Ada yang mengartikan bahagia adalah ketika seorang sudah merasa senang dan puas dengan dirinya. Ada pula yang mengartikan bahagia ketika kita sudah mendapatkan apa yang kita inginkan. Tak sedikit pula yang mengartikan bahagia apabila seorang sudah merasa secure dengan dirinya ataupun orang yang dicintainya. Lantas bahagia yang sebenarnya itu apa sih? Sejatinya bahagia yang hakiki di dunia itu tidak pernah ada. Maksudnya gimana? Oke kita akan bahas lebih lanjut.   Sebagian besar beranggapan, kebahagian akan dirasakan ketika kita berhasil mendapatkan pencapaian materi, apapun itu, bisa uang, kendaraan, kehidupan yang nyaman, dan lain sebagainya. Tapi seperti yang saya katakan tadi bahwa sejatinya kebahagian yang hakiki di dunia ini tidak pernah ada. Hal itu bisa saya katakan apabila kebahagian hanya dinilai dari aspek duniawi saja, karena...

Sang Penakluk Kontantinopel, Muhammad Al Fatih

picture from google “Siapakah superhero yang kalian kagumi?” Kalaulah pertanyaan ini ditanyakan kepada anak – anak, mungkin jawaban mereka tak akan jauh dari kata superman, batman, iron man, atau tokoh fiktif di kebanyakan film. Ya, mereka hanya sebatas tokoh fiktif yang merupakan harapan dari kebanyakan orang di dunia nyata, tapi sesungguhnya muslim punya tokoh yang tidak kalah hebat dari si man man tadi, dan pastinya tokoh muslim ini adalah tokoh nyata. Ialah Sang Penakluk. Ketika disebutkan nama Sultan Mehmed II atau Muhammad Al Fatih, mungkin masih sedikit sekali yang mengetahuinya. Oke kita akan bahas sedikit tentang tokoh muslim yang luar biasa ini, yang semoga kelak akan bermunculan Al Fatih lainnya. Bismillahirrahmanirrahim . "Ketika kami duduk di sekeliling Rasulullah Saw., tiba-tiba beliau Saw. ditanya tentang kota manakah yang akan ditaklukkan terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma? Rasulullah saw menjawab, "Kota Heraklius ditaklukkan terlebih dahulu (maks...

Ketika Insecure

  Picture from google “Eh enaknya jadi dia, udah cantik, pinter, tajir pula lagi!” Celetuk salah seorang disebuah obrolan dengan teman – temannya. “Iya bener banget, sempurna banget hidup dia, udah malah terkenal pula dia, liat aja followers di medsosnya sampe jutaan lebih.” Sahut yang lain masih dalam obrolan yang sama. “Iya, coba kit amah apa, Cuma res – resan kerupuk kulit seribuan.” Celoteh yang lain, sambil tertawa miris, dan masih dalam obrolan yang sama. Ya, pada zaman sekarang seringkali kita jumpai keadaan seperti obrolan diatas. Banyak sekali orang yang membanding – bandingkan dirinya dengan orang lain, akibatnya orang yang membandingkan menjadi tidak percaya diri atau istilah kekiniannya yaitu insecure . Sebenarnya insecure ini kian banyak dijumpai pada era digital saat ini, karena maraknya orang berbondong – bondong menggunakan media sosial. Dalam menggunakan media sosial ini banyak sekali orang yang memamerkan kebahagian atau kesuksesan dirinya. Sebelumnya, di...

Media Sosial, Positif atau Negatif?

picture from google Media sosial menurut McGraw Hill Dictionary adalah sarana yang digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual. Sedangkan menurut B.K Lewis (2010), media sosial adalah label bagi teknologi digital yang memungkinkan orang untuk berhubungan, berinteraksi, memproduksi, dan berbagi isi pesan. Lain halnya menurut Michael Cross (2013) menjelaskan bahwa media sosial adalah sebuah istilah yang menggambarkan bermacam-macam teknologi yang digunakan untuk mengikat orang-orang ke dalam suatu kolaborasi, saling bertukar informasi, dan berinteraksi melalui isi pesan berbasis web. Berdasarkan ketiga pendapat diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa media sosial adalah sarana yang digunakan baik untuk bertutukar informasi, pesan, atau gagasan berbasis web. Tentunya media sosial yang kita ketahui saat ini sudah sangat banyak dibanding 10 tahun silam, mul...